Friday, February 14, 2014

Chapter 2 - Between You and Me (part 2)

Kali ini yang datang adalah guru biologi. "Annyeong yeorobun" ucap si guru ramah "annyeonghaseyo seongsaengnim" ucap anak-anak serempak "yah.......jadi seperti yang kalian tahu kalian akan belajar biologi bersama saya. Tetapi, untuk saat ini bukan saya yang mengajar" ucap si guru "kita kedatangan seorang mahasiswa yang sedang praktek untuk skripsinya. Nah mereka lah yang akan mengajar kalian. Mereka adalah alumni dari sini dan sekarang mereka berkuliah di hankook university" jelas si guru "oppa kan juga sekolah disana.....dia juga jurusan biologi jangan-jangan...." Gumam Seung woo yang lalu terkejut dengan kedatangan 2 tamu itu "ya.....baiklah ini adalah 2 mahasiswa itu. Dulu saat di Royal high mereka menerima peringkat 1&2 paralel serta juga banyak menyumbangkan banyak piala untuk sekolah kita" ucapnya lagi "kalian berdua..silahkan perkenalkan diri" ucap si guru "annyeonghaseyo yeorobun nae ireum Do Kyungsoo imnida" ucapnya dengan senyum ramah. Seung woo pun memberi tatapan tak-tahu-harus-bagaimana ke oppanya sementara oppanya hanya bergumam kata 'Surprise' kepada dongsaengnya itu "annyeonghaseyo nae ireum Kim Jongin imnida...Tolong kerja sama nya ya!" Ucap si namja itu penuh semangat. "Lee Seung woo kenapa kakakmu...." Ucap Hyun ra "tak tahu! Kupikir dia tak mau magang disini tak tahunya........" Ucap Seung woo kesal. "Yah baiklah anak-anak silahkan mulai pelajaran dengan guru baru kalian bapak harap kalian senang" ucap sang guru yang lalu keluar dan menyerahkan kendali sepenuhnya pada kedua mahasiswa itu. "Baiklah......karena saya belum begitu mengenal nama kalian, kalian bisa memperkenalkan diri kalian satu-satu dimulai dari pojok sana" ucap Kyungsoo sambil menunjuk daerah pojok. Setelah beberapa murid, barulah giliran Yifan, Hyun ra, Seung woo, dan Jongdae berhubung karena Heerin sedang keluar jadinya dia belum mengikuti pelajaran sama sekali. Setelah giliran Hyun ra dan Yifan barulah giliran Seung woo "ya sekarang bagian kau" ucap Kyungsoo pada adiknya "kita kan sudah kenal" bisik Seung woo pada oppanya dari kejauhan "ini sekolah bukan rumah. Ppali!" Suruh oppanya yang membuat Seung woo agak kesal "annyeonghaseyo nae ireum Lee Seung woo imnida" ucap Seung woo yang langsung duduk "siapa yang menyuruh kau duduk?" Ucap Kyungsoo lagi "oh maaf sunbaenim...." Ucap Seung woo kesal pada oppanya. "Karena kau berlaku tak sopan maju ke depan dan bantu kami jelaskan bab 1" ucap Kyungsoo diiringi dengan evil smilenya. Seung woo hanya ternganga dan lalu maju kedepan sementara oppanya merasa puas karena telah menjahili dongsaengnya. Setelah Seung woo kini giliran Jongdae. "Annyeonghaseyo nae ireum Kim Jongdae imnida" ucap Jongdae sopan "ah......ne kamsahamnida Jongdae~ssi yup next!" Ucap Kyungsoo kepada yang lain hingga murid-murid tersebut sudah memperkenalkan diri. "Baiklah karena semua sudah memperkenalkan diri maka pelajaran dapat kita mulai. Lee Seung woo~ssi bisa kau jelaskan apa yang kau ketahui tentang sel?" Tanya Kyungsoo yang membuat adiknya kini pasrah "ya jadi begini sel itu......" Seung woo pun menjelaskan panjang lebar tentang sel. Dari organ hingga fungsinya dan cara pembelahannya. Teman-temannya pun hingga heran melihat dia tetapi tidak dengan Hyun ra karena saat SMP mereka berdua dikena sebagai murid terpintar di sekolah. Setelah selesai oppanya pun berbicara lagi "ya cukup untuk penjelasannya. Ada yang ingin bertanya?" Tiba-tiba Jongdae pun mengacungkan tangannya dan memberi tampang yang agak kurang mengenakkan. "Maaf Seung woo~ssi kurasa kau salah dengan penjelasan fungsi tadi" ucap Jongdae santai "ne? Tapi aku menjawabnya dengan benar kok......" Ucap Seung woo dengan nada cemas "Jongdae~ssi apa maksudmu ada bagian yang salah? Bagian fungsi yang mana?" Tanya Jongin dengan penasaran "dia terbalik antara fungsi mitokondria dan retikulum endoplasma" ucapnya santai dan itu cukup membuat Seung woo keringat dingin. "Tapi aku tidak........ah geurae aku memang salah. Maaf" ucapnya lemah. "Tak apa namanya juga baru belajar. Aku maklumi itu" ucap oppanya. "Kau boleh duduk. Terima kasih atas penjelasannya" ucap Jongin dengan nada yang sangat ramah. Pelajaran pun diteruskan kembali hingga akhirnya pergantian jam kedua. Selesainya pelajaran biologi, Seung woo langsung melirik Jongdae "neo jinjja!" "Wae? Aku hanya berkata fakta. Kalau salah harus diperbaiki kan? Kau mau kita semua salah karena kau? Kau mau kita tak mendapat nilai sempurna saat ujian hanya karena kau hah?!" Ucapnya sok galak "tak usah sok galak! Aku juga tahu! Kau ini berisik sekali! Lebih baik kau pindah atau aku akan mengacak-acak mejamu!" Ucap Seung woo berapi-api "hancurkan saja mejaku toh nanti kau yang akan masuk ruang hukuman" ucapnya santai "YA KIM JONGDAE NEO JINJJA!" Ucap Seung woo yang langsung menghampiri Jongdae tetapi langsung ditahan oleh Hyun ra "ya! Paboya! Kau ini yeoja tapi seperti namja. Tahan emosimu!" "Aku kesal! Dia menyebalkan sekali! Aish" ucap Seung woo yang lalu langsung keluar kelas. "Ah satu lagi kalau ada guru yang mencariku bilang saja aku di UKS arasseo" "Ya! Lee Seung woo!" Teriak Hyun ra pada Seung woo yang keras kepala itu. Akhirnya, Jongdae pun beranjak keluar juga "YA! Kau mau kemana?" Tanya Yifan pada Jongdae yang sedang menuju pintu keluar "mau menyusul bocah manja. Bilang juga ya aku di UKS" ucapnya santai "mereka itu kenapa sih?" Tanya Hyun ra heran. "Mungkin.....akan ada sesuatu nanti diantara mereka" ucap Yifan santai. -tbc

Chapter 2 - Between You and Me (part one)

Akhirnya bel pun berbunyi. Anak-anak pun langsung masuk ke kelas barunya. Tak lama, sang guru pun datang "annyeong yeorobun. Selamat datang di Royal High School. Kini kalian telah menjadi bagian dari keluarga kami dan kami harap kalian dapat meningkatkan prestasi kalian di sekolah ini. Karena hari ini hari pertama, maka saya akan mempersilahkan kalian untuk mengenali teman kalian satu persatu silahkan" setelah mendapat aba-aba, anak-anak itu segera membaur dan saling berkenalan. Hingga tiba akhirnya Seung woo dan Hyun ra berpapasan dengan Jongdae dan Yifan. "Annyeong teman lama..sudah lama tak bertemu. Aku kira kita tak usah berkenalan kan? Toh kau juga sudah tahu nama ku iya kan?" Tanya Jongdae pada Seung woo "siapa juga yang mau berkenalan denganmu? Menyebalkan" ucap Seung woo sewot. "Ah kau anak pindahan itu ya? Namamu siapa?" Tanya Hyun ra pada Yifan "namaku Wu Yifan panggil Yifan saja" ucapnya singkat "ah begitu....senang berkenalan denganmu" ucap Hyun ra dengan mata berbinar-binar "nado" ucapnya singkat. "Kenapa kau sekolah disini juga? Kau mengikutiku ya? Dasar stalker" ucap Jongdae pada Seung woo yang terlihat tak peduli dengan omongan Jongdae. "Stalker? Apanya yang stalker?! Aku saja baru tahu kau disini! Untuk apa aku mengikutimu? Seperti tak ada kerjaan saja hih" ucap Seung woo dengan muka sebal. "Eh sudah-sudah kalian ini kenapa setiap bertemu selalu saja bertengkar? Nanti bisa-bisa dari pertengkaran ada sesuatu loh" ledek Hyun ra pada keduanya "YA! PARK HYUN RA!" Teriak keduanya yang membuat semua orang menoleh. "Wae? Aku kan hanya bicara saja ah kalian ini ckck" ucap Hyun ra yang lalu menaruh tasnya di baris kedua tempat duduk sementara Seung woo berada di sampingnya. "Ah molla...aku ingin belajar saja!" Ucap Seung woo yang lalu membuka buku matematikanya. "Sok pintar.......sudahlah aku malas ribut denganmu. Yifan~ssi bagaimana kalau kita keluar dari sini saja? Aku tidak tahan melihatnya" ucap Jongdae kesal "ah tapi kan...ya! Jongdae~ah!" Ucap Yifan yang langsung mengejar Jongdae yang telah keluar kelas itu "heol...anak yang aneh" ucap Seung woo sambil mengipas-ngipas mukanya yang terasa panas. "Sudahlah Seung woo~ah...mungkin takdir kau bertemu dia" "takdir? Ini bukan takdir tapi sebuah kesalahan!" Ucap Seung woo yang langsung mengeluarkan ponselnya dan mulai mengerjakan soal sambil mendengarkan lagu "anak ini...aigoo" ucap Hyun ra dengan sabar menghadapi temannya itu. Setelah kurang lebih dari 15 menit, akhirnya bel pelajaran kedua pun berbunyi. Seung woo yang sedang belajar itu pun langsung memasukkan ponselnya ke dalam tas sementara Hyun ra yang sedang asyik menggambar pun juga menghentikan aktivitasnya dan tak lama namja aneh beserta dengan temannya yang berasal dari negara luar itu pun masuk. Tak disangka, ternyata si namja aneh duduk disebelah Seung woo. "Kenapa kau disini?" Tanya Seung woo sewot "Terserah diriku mau duduk dimana. Itu bukan urusanmu. Lagipula kalaupun aku duduk disini toh aku jadi bisa menjahilimu iya kan?" Ucap Jongdae dengan ekspresi aku-tak-peduli. Sementara si murid seberang itu duduk disebelah Hyun ra "eum......kau suka menggambar ya?" Tanya Yifan pada Hyun ra "ah......iya itu hobby ku semenjak sekolah menengah kalau kau sendiri?" "Ah..aku juga suka menggambar karena saat aku menggambar, aku merasa seperti seorang yang professional" ucapnya dengan nada percaya diri 'aigoo anak ini kepercayaan dirinya tinggi sekali. Baiklah mari kita lihat seberapa tinggi kemampuannya' batin Hyun ra pada Yifan yang tengah menatapnya dengan senyuman yang bisa dibilang agak-dipaksakan-menjadi-imut. Setelah guru datang, mereka pun langsung membuka buku dan memulai pelajaran. Kegiatan itu berlangsung hingga bel istirahat berbunyi. "Hyun ra~ya ke kantin yuk!" Ajak Seung woo pada Hyun ra "Baiklah ah tapi......sedari tadi aku tak melihat Heerin dimana dia?" Tanya Hyun ra yang kemudian dikejutkan oleh kedatangan Heerin "kalian mencariku ya? Wae? Kalian rindu padaku?" Ucap Heerin dengan wajah berseri-seri. "Geurae kami rindu padamu. Oiya sedari tadi kau kemana saja?" Tanya Seung woo "oh itu...ada urusan mendadak. Biasalah orang tuaku sedang mengurusi tentang yayasan di sekolah ini" ucap Heerin "ah iya! Aku baru ingat kau kan termasuk anak pengurus yayasan sekolah ini" ucap Hyun ra "ah sudahlah tak usah dibahas aku jadi tak enak" ucap Heerin lagi "Kalau begitu ayo ke kantin!" Teriak Seung woo lagi. Mereka pun akhirnya ke kantin. Saat di perjalanan, mereka bertemu dengan Joonmyeon yang sedang bersama temannya itu "oh Joonmyeon oppa!" Teriak Seung woo "annyeong...kita bertemu lagi. Bagaimana sekolah barunya?" "Asyik kok......yaaa kecuali pada satu hal" ucap Seung woo dengan datar. "Oh baguslah kalau begitu..eiya hai kita bertemu lagi Shin Heerin~ssi oh dan juga kau Hyun ra~ssi" ucapnya dengan menunjukkan angelic smilenya. "Kau tahu Heerin darimana oppa?" Tanya Seung woo kaget "dia kan tetanggaku dan juga orang tuaku dan orang tua dia pengurus yayasan sekolah ini" jelasnya panjang lebar "aaahhh begitu...aku mengerti. Yasudah aku ke kantin dulu ya!" Pamit Seung woo dan dibalas lambaian tangan oleh Joonmyeon. "Kau kenal Joonmyeon sunbae darimana? Perasaan kau tak pernah menceritakannya padaku" tanya Heerin pada Seung woo "Joonmyeon oppa itu hoobae oppaku. Dia itu dulu sering belajar dirumah bersama teman-temannya begitu" terang Seung woo. Sesampainya di kantin, mereka pun langsung mengambil makanan dan duduk di meja dekat jendela. "Oi Lee Seung Woo!" Teriak seorang anak padanya "siapa yang memanggilmu?" Tanya Heerin pada Seung woo "tak tahu paling orang iseng" "lihat! Ada yang menuju kemari!" Bisik Hyun ra pada Seung woo. "Kau ini! Aku sudah memanggilmu dengan begitu keras tapi kau malah tak menoleh" ucap namja itu pada Seung woo "mau apa kau? Kalau tak ada keperluan mendesak tak usah panggil-panggil aku!" Bentak Seung woo pada namja itu "aku punya keperluan mendesak denganmu! Ikut aku!" Ucap namja itu sambil menarik Seung woo "apa-apaan ini?! Ya! Kim Jongdae!" Ucap Seung woo dengan badan yang terseret-seret karena tarikan Jongdae itu. Setelah sampai di taman sekolah, Jongdae pun menjelaskan masalahnya "jadi begini aku menarikmu kesini karena ingin bertanya sesuatu" ucap Jongdae serius "mwo?" Ucap Seung woo tak peduli "kau tahu Park Chanyeol kan?" "Iya aku tahu memangnya kenapa? Jangan katakan hal yang mustahil ya!" Bentak Seung woo lagi "dia saudara jauh ku" ucapnya lagi "dan dulu kau ada hubungan dengannya kan?" Tanya nya lagi "sudah tak ada kami sudah putus. Apa-apaan sih kau ini menanyakan hal yang tidak penting begitu. Buang-buang waktu saja" omel Seung woo lagi "kalau sudah selesai aku mau masuk" ucap Seung woo yang kemudian ditarik oleh Jongdae "apa lagi sih?" Omel Seung woo "tak ada. Hanya iseng saja menarik tanganmu. Kau ternyata lemah juga ya baru ditarik begitu saja sudah mau jatuh begitu dasar lemah" ucapnya yang lalu pergi begitu saja. "Daebak. Hanya itu saja dibilang penting? Sungguh tak bisa dipercaya" ucap Seung woo yang kemudian kembali lagi ke kantin. "Wae? Ada masalah apa?" Tanya Hyun ra serius "biasa. Fans ingin bertemu artis idolanya makanya sampai seperti itu dia bilang itu hal penting nyatanya sih tidak sama sekali" ucap Seung woo kesal. Tak lama, bel pun berbunyi lagi. Mereka pun segera masuk untuk memulai jam pelajaran. Setelah semua murid masuk, tak lama guru pun datang. -tbc